ToT Regional Surabaya Perkuat Kapasitas Fasilitator untuk Implementasi Program Makan Bergizi Gratis
Dalam rangka mendukung penguatan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), telah dilaksanakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Regional pada 17–19 November 2025
Dalam rangka mendukung penguatan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), telah dilaksanakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Regional pada 17–19 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 39 peserta dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kegiatan ToT Regional Surabaya merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas fasilitator daerah agar pelaksanaan Program MBG dapat berjalan secara lebih terstandar, terintegrasi, dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh penguatan materi sekaligus pembekalan dalam aspek fasilitasi yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pelatihan lanjutan di wilayah masing-masing.
Peserta yang hadir merupakan perwakilan dari berbagai unsur strategis, yaitu Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Pendidikan Provinsi, Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup, Balai Besar POM, Loka POM, Kantor Wilayah Kementerian Agama, Badan Pengendali Mutu Pendidikan (BPMP), Dewan Perwakilan Daerah PERSAGI, serta unsur akademisi dari UNUSA. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan implementasi Program MBG di daerah.
Pada kegiatan ini, peserta memperoleh penguatan terhadap tiga modul utama, yaitu Standar Gizi dan Keamanan Pangan bagi Penjamah Pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Modul Pelatihan Implementasi MBG di Satuan Pendidikan, dan Modul Edukasi Gizi pada Program Makan Bergizi Gratis di Satuan Pendidikan. Ketiga modul tersebut dirancang untuk mendukung pelaksanaan program secara utuh, mulai dari aspek penyediaan makanan yang aman dan bergizi, implementasi di satuan pendidikan, hingga penguatan edukasi gizi bagi peserta didik.
Pelaksanaan pelatihan ini menghadirkan fasilitator lintas sektor yang berasal dari Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan IPB University. Kehadiran para fasilitator dari berbagai institusi tersebut memperkaya perspektif pembelajaran sekaligus memperkuat substansi materi yang disampaikan kepada peserta.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi materi, diskusi, dan pendalaman modul yang dirancang untuk memperkuat pemahaman konseptual maupun teknis. Selain memahami isi modul, peserta juga dipersiapkan untuk menjalankan peran sebagai fasilitator regional yang mampu menyampaikan materi secara efektif kepada pemangku kepentingan di daerah.
Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan satuan pendidikan dalam mendukung keberhasilan Program MBG. Penguatan kapasitas penjamah pangan, tenaga pendidik, serta unsur pendukung lainnya menjadi bagian penting dalam mewujudkan layanan pangan yang aman, bermutu, dan mendukung pembelajaran gizi di lingkungan sekolah.
Melalui ToT Regional Surabaya, diharapkan terbentuk fasilitator-fasilitator daerah yang memiliki pemahaman komprehensif terhadap materi serta mampu mengawal implementasi Program MBG sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pelaksanaan program di daerah diharapkan semakin efektif dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem implementasi Program MBG, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun pemahaman bersama, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan mendorong keberlanjutan pelaksanaan program di berbagai wilayah.
